Film Freedom
Writers diangkat daru kisah nyata dan dirilis pada tahun 2007. Film ini
disutradarai oleh Richard Lagravene. Film ini juga dibuat berdasarkan buku yang
berjudul " The Freedom Writers Diary" yaitu buku yang berisi kumpulan
kejadian atau kehidupan kelam yang ditulis oleh murid Erin Gruwell sendiri. Film
ini menceritakan keadaan saat itu dimana terjadi perang antar geng rasial di
New Port Beach, Amerika Serikat yang membuat anak-anak diwilayah tersebut
menjadi kacau dan kurang pendidikan yang baik.
Salah satu
sekolah yang menerapkan rasisme adalah Woodrow Wilson High School. Pihak
sekolah melakukan mereka secara tidak adil seperti pemisahan kelas dan
perbedaan fasilitas-fasilitas sekolah, antara ras kulit putih dan ras-ras
lainnya. Diceritakan dalam film ini,
yaitu terdapat kelas khusus 203 yang terdiri dari anak-anak korban perkelahian
antar geng. Hampir semua guru yang pernah mengajar dikelas tersebut menyatakan
tidak sanggup mendidik mereka. Sampai pada akhirnya datanglah guru baru, Erin Gruwell
datang Woodrow Wilson High School untuk mengajar kelas
203, banyak guru yang menganggap remeh Erin Gruwell dan menganggap Erin
Gruwell tidak akan bisa mengajari mereka, apalagi harus mengubah sifat meraka.
Anak-anak yang diajarkan oleh Erin Gruwell rata-rata terlibat perkelahian,
anggota geng, narkoba dan masalah kelam yang lainnya. Mereka juga tidak suka
diajarkan oleh guru berkulit putih karena bagi mereka orang kulit putih tidak
bisa merasakan yang mereka rasakan, seperti mengalami kekerasan, diskriminasi,
dan hal lainnya yang mereka rasakan setiap hari dalam kehidupannya karena
rata-rata dikelas 203 diisi oleh orang berkulit hitam.
Di dalam kelas
203, Erin Gruwell melihat langsung murid-muridnya perang antar kelompok ras di dalam
kelasnya. Dia perlahan mulai meredakan perselisihan antar kelompok ras
tersebut. Erin Gruwell tidak menyerah dengan hal ini. Erin Gruwell berupaya
mengobservasi situasi dan kondisi murid-muridnya. Erin Gruwell berusaha mencari
tahu sebenarnya yang terjadi di antara murid-muridnya tersebut agar Dia bisa
memperlakukan mereka dengan tepat, sehingga murid-muridnya yang nakal dan acuh
dengan pendidikan itu bisa bersemangat bersekolah.
Hari-hari
berikutnya, Erin Gruwell menampilkan sesuatu yang berbeda, yaitu melakukan
berbagai permainan agar suasana pembelajaran lebih menyenangkan, seperti
melihat video tentang kekerasan melakukan kunjungan studi ke museum, dan
mendatangkan Mrs. Miep Giep sebagai pembicara untuk menjelaskan kekerasan yang
terjadi pada kekuasaan Hitler yang dituliskan dalam buku berjudul “The Diary of
Anne Frank”.
Perlahan-lahan
mereka pun berubah dan sudah tidak membedakan ras lagi, hingga pada akhirnya Erin
Gruwell memberi mereka sebuah jurnal kosong untuk diisi seperti buku harian. Mereka
juga disuruh oleh Erin Gruwell untuk menulis yang sedang mereka alami dan
kejadian sehari-hari mereka. Pada akhirnya, mereka mau menulis dan mereka juga
bersedia jurnal itu di baca oleh Erin Gruwell.
Singkatnya, Erin
Gruwell membuat suatu proyek untuk membuat jurnal mereka disatukan dan dibuat
buku. Erin Gruwell pun mencari dana untuk mendapatkan komputer agar mereka bisa
mengetik sendiri jurnal mereka.
Dalam Film
Freedom Writers, pembelajaran yang dapat diambil adalah sebagai :
1. Seorang pendidik
perlu melakukan inovasi terhadap metode pengajaran dengan menyesuaikan kondisi
murid-muridnya.
2. Pantang menyerah
untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
3. Setiap manusia
memiliki kebaikan di dalam hatinya, termasuk anak yang dilabeli “negatif” dan
ini menjadikan sekolah, serta guru untuk memikirkan solusi mengubah mereka.
4. Perbedaan ras
bukanlah sebuah perselisihan, tetapi kita harus mentoleransi dan menghargai terhadap perbedaan
tersebut.

